Tuesday , July 18 2017

Home / KOTA TANGERANG / NKRI Harga Mati, Banser NU Kota Tangerang Hadang HTI ‘Hizbut Tahrir Indonesia’

NKRI Harga Mati, Banser NU Kota Tangerang Hadang HTI ‘Hizbut Tahrir Indonesia’

PenaTangerang.com

PenaTangerang.com – KOTA TANGERANG – Aksi Damai ratusan massa yang tergabung dalam gerakan Hizbut Tahrir Indonenesia (HTI) Kota Tangerang dihadang puluhan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pengurus Cabang (PC) Nahdalatul Ulama (NU), di depan Pusat Pemerintahan setempat, Minggu (10/04/2016).

Ya, Organisasi Masyarakat (Ormas) terbesar di Indonesia sangat mengutuk keras kepada organisasi manapun yang terus menyerukan penolakan terhadap Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineneka Tunggal Ika.

Ketua Banser PCNU Kota Tangerang, yang diwakili oleh KH Arief Hidayat mengatakan, HTI tidak menjadikan Pancasila sebagai azas bangsa Indonesia.

“Indonesia itu sudah ada aturan mainnya, dan itu sudah diperjuangkan oleh para  Ulama NU sejak pra kemerdekaan, untuk itu, mereka (HTI-red) tolong menghargai para ulama terdahulu yang telah memperjuangkan bangsa ini dari segala bentuk penjajahan. Siapapun yang ada di negara ini, mestinya harus taat dengan aturan berbangsa dan bernegara, ketika mereka ingin merubah, mestinya mereka akan berhadapan dengan banyak elemen masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ibnu Jandi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang yang saat itu juga ikut dalam melakukan penghadangan terhadap HTI menegaskan, Seharusnya, HTI sudah dibubarkan oleh Pemerintah, kata Jandi, kehadiran HTI sudah melanggar Undang-Undang Dasar 1945, dan mengancam mengancam stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ini, negara yang punya ideologi, yaitu, Pancasila. Seharusnya, aparat negara atau pemerintah ini jangan memberi gerak dan ruang kepada HTI. Jangan diberikan kesempatan dia untuk beraksi, kalau semakin dia diberikan kesempatan, semakin dia merasa keberadaaannya itu dilegalkan,” jelasnya.

Padahal, kata Jandi, saat ini, HTI itu sudah mengancam stabilitas negara dan itu harus ditindak tegas oleh Pemerintah Indonesia, tekhusus di Kota Tangerang.

Terpisah, Kasie Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kota Tangerang mengucapkan, tidak akan memberikan fasilitas apapun untuk kegiatan HTI. Karena, ormas tersebut, setiap kegiatannya tidak menggunakan lagi dasar negara seperti Bendera Merah Putih, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Sejatinya, selama tiga tahun setengah, kami (Kesbangpol-red) telah memonitoring kegiatan HTI. Pemda Kota tidak akan memfasilitasi ruang untuk kegiatan HTI. Pada prinsipnya, Polres juga harus tegas, kalo HTI akan memberikan konflik baru bagi stabilitas bangsa dan negara, ini pasti akan memicu konflik horizontal,” tutupnya. /Ari

About admin_penatangerang

Check Also

PenaTangerang.com

Wow, Puskesmas Cibodasari Siapkan Pelayanan UGD 24 Jam

PenaTangerang.com – KOTA TANGERANG – Puskesmas Cibodasari siap memberikan pelayanan UGD (Unit Gawat Darurat) 24 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *